Haikal Hassan dikenal sebagai seorang konsultan keuangan sejak usianya masih muda, ia memulai karir sebagai seorang konsultan sejak tahun 1986. Ia bekerja dengan kemampuan akademiknya yang diperoleh dari ITB Bandung.
02. Lulusan Fakultas Tehnik Sipil
Pernah kuliah di Malaysia, tepatnya di UTM' Haikal Hassan ternyata mengambil jurusan Tehnik Sipil di ITB sebelum hijrah ke Jeddah, Arab Saudi. Sayangnya ia drop out dari ITB karena harus sibuk mengurus pekerjaannya sebagai dosen fakultas Matematika.
03. Pendiri Lembaga Bimbingan Konseling & Kursus Matematika
Pada tahun 1986 ia mendirikan lembaga pendidikan konseling yang diberi nama PT Anugrah Aljabar Selaras, perusahaan ini tidak hanya bergerak di bidang pendidikan konseling tapi juga bergerak di bidang kursus matematika dengan jumlah murid sekitar 800 orang.
04. Cucu Ulama Nahdlatul Ulama, Syekh Ali Al Barras
Suka tidak suka, Haikal Hassan ternyata merupakan cucu seorang cucu ulama terkenal yakni Syeikh Ali Al Barras yang merupakan tokoh Nahdlatul Ulama. Anehnya, Haikal Hassan tidak mengikuti jejak kakeknya sebagai warga Nahdlatul Ulama. Melainkan, Haikal Hassan ikut menjadi anggota Syiah selama 2 tahun sebelum keluar akibat tidak kuat melakukan kawin kontrak/mut'ah.
05. Bukan Lulusan Pondok Pesantren
Meski mengklaim diri sebagai seorang ustadz, Haikal Hassan ternyata bukan lulusan pesantren mana pun. Ia belajar Al Qur'an secara privat dengan seorang ulama bernama Ustadz H, Muchtar dan melakoni tehnik membaca secara otodidak tanpa teori qiroati. Sehingga tidak heran bacaan ayatnya terlihat belepotan bahkan anak TPQ saja masih lebih hebat dibanding Haikal Hassan sendiri.
*****

Tidak ada komentar:
Posting Komentar